Pemuda ini begitu ketakutan. Dia
baru saja menyangkal nama Tuannya sebanyak tiga kali. Ayam yang berkokok
mengingatkan perkataan Tuannya yang sebelumnya telah memperingatkan dia tentang
hal ini. Harapan sepertinya telah habis bagi pemuda ini, dia telah meninggalkan
Gurunya. Si pemuda merasa sedih, sinar kehidupan perlahan-lahan meninggalkan
matanya dan dia merasa jika dia tak memiliki tujuan untuk hidup lagi. Nama
pemuda ini adalah Petrus.
Dilain waktu ada seorang pria yang
hatinya dipenuhi kebencian. Pria ini menaruh dendam pada semua pengikut Tuhan.
Dengan hati yang dipenuhi kemarahan dia berangkat menuju kota Damsyik untuk
menganiaya mereka yang menyebut nama Tuhan. Walau pria ini memiliki pengetahuan
yang sangat dalam tentang agama tapi ia tak mengenal Tuhan sama sekali. Pria
ini begitu membenci nama Yesus sehingga jika walaupun ada seorang yang
mendatangi dia dengan berita keselamatan tentang Yesus sepertinya itu akan
sia-sia saja. Nama pria ini adalah Paulus.