Minggu, 11 November 2012

Surat Untuk Yesus

Seorang anak kecil perempuan menulis surat dengan tulisan tangannya yang jelek dan berantakan lalu menaruhnya didalam amplop putih polos dan menulis di muka amplop itu dengan perkataan “Untuk Yesus”. yang anak kecil itu tulis adalah ini.

Dear Jesus,


Apa kabar hari ini Tuhan? Apakah hari ini Tuhan menjaga diriku seharian seperti biasanya? Berarti kau melihat apa yang telah dilakukan teman-temanku hari ini, mereka sangat kasar. Mereka mengambil dan merusak boneka kesayanganku lalu membuangnya ke dalam bak sampah, itu membuatku sangat sedih. tapi tak mengapa.. aku percaya Tuhan Yesus telah menyiapkan boneka yang lebih bagus untukku saat aku tidak membalas perbuatan mereka. Hari ini aku hanya makan dua kali, karena seperti biasa aku membagi makan malamku dengan adikku. Kasian dia masih balita dan makan makan begitu sedikit.Tubuhnya juga begitu kurus dan lemah, setiap malam aku berdoa untuk kesehatannya padaMu dan aku percaya Kau selalu menjawab doaku itu.


Oh iya Tuhan mama baru saja dipecat dari pekerjaannya lagi, aku sudah habis hitungan berapa kali mama dikeluarkan dari pekerjaanya. yaah..memang sulit bagi seorang mantan pecandu narkoba untuk mendapat pekerjaan di kota besar ini. Belum lagi mama masih suka merokok dan meminum minuman keras sampai sekarang. Seharian ini mama hanya marah-marah sepanjang hari sambil minum-minum dan hanya karena aku lupa mencuci piring dia memukul punggungku dengan buku yang sangat tebal, sakit sekali rasanya! Disaat aku menangis kesakitan aku mengingat perkataanMu untuk selalu bersabar menghadapi rasa sakit sehingga aku hanya terdiam di pojok ruangan berharap kemarahan mama cepat reda.

Aku perlu menunggu dua jam penuh di pojok ruangan tanpa suara hingga mama tertidur karena pengaruh alcohol yang diminumnya dan langsung bergegas menuju kamar adikku untuk melihat keadaanya. Sesampainya di kamar aku melihat adikku sedang tertidur di ranjang kecilnya sambil mengemut jari jempolnya, aku pikir dia pasti ingin minum susu saat terbangun nanti. Aku pergi ke dapur untuk membuat susu untuknya dan teringat begitu sampai disana jika persediaan susu adikku sudah habis sejak dua minggu lalu.

Apa boleh buat terpaksa aku hanya memasak air panas dan mencampurnya dengan gula untuk kuberikan pada adikku. Akhirnya aku hanya membawa botol air gula itu dan kembali ke kamar adikku dan berbaring disebelahnya sambil menunggu dia bangun. Tuhan aku menulis surat ini untukMu bukan untuk meminta suatu hal padaMu, tapi aku hanya ingin mengucapkan syukurku padaMu. Aku berterima kasih padaMu untuk hidup yang telah Kau berikan padaku.


Walaupun aku tidak mempunyai boneka lagi aku masih punya seorang adik yang bisa kuajak bermain, walaupun aku makan berkekurangan dan begitu sedikit tapi paling tidak aku masih memiliki tenaga untuk pergi ke sekolah. Walaupun mamaku begitu kasar dan tidak memiliki papa lagi, tapi setidaknya aku tidak perlu tinggal di panti asuhan dan menjadi anak yatim piatu. Ya. Aku bersyukur padaMu Yesus untuk semua kebaikan yang Kau limpahkan didalam hidupku. Aku akan terus bertahan dan berharap padaMu, karena aku selalu percaya semuanya akan indah pada waktunya.

SahabatMu, Amanda. 7 tahun


 Ditulis Oleh: Thomas Mulia Contributor @GodBesideUs

6 komentar:

  1. bijak bngt anak itu ,,, aku aja nga bisa sabar nya kyk gtu :(( kalah ma anak yk 7 tahun ,,,
    crta nya membangun bngtt :)))

    BalasHapus
  2. so blessed. thanks to share. :))

    BalasHapus
  3. Anak 7 tahun yang kecil dan sikapnya yang bijak...

    BalasHapus
  4. Terjadilah kami semua menurut kehendakMu saja Tuhan, karena Engkaulah Empunya hidup ini...Lindungilah kami dari tangan-tangan jahat dan dosa..dalam nama Tuhan Yesus kami mohon..Amin
    Tuhan Yesus Memeberkati

    BalasHapus