Suatu kali Musa merasa cemas, dia
baru saja melakukan migrasi massal terbesar dalam sejarah umat manusia,
mengeluarkan jutaan bangsa Israel dari tanah Mesir. Sekarang Musa sedang berada
di padang gurun bersama dengan segenap bangsa Israel. Dipadang gurun itu Musa
meminta pertolongan Tuhan, dan Diapun menjawab permohonanan Musa, kataNya
"Permintaanmu akan Kukabulkan, sebab Aku mengenal engkau dan Aku berkenan
padaMu" (Keluaran 33:17 BIS) kira-kira apa yang akan diminta Musa? Jelas
Musa bisa meminta apa saja yang dia mau dihadapan Tuhan. Dibelakang Musa ada
bangsa besar tukang bersungut-sungut, penyembah berhala dan tak tahu
berterimakasih. Jika Musa meminta Tuhan untuk mengubah bangsa Israel menjadi
sekumpulan binatang Domba siapa yang dapat menyalahkan dia?
Didepan Musa sekarang ada medan
perang melawan orang Het, Yebus... dan masih banyak lagi musuh Israel yang
menduduki tanah Kanaan. Sanggupkah Musa membentuk suatu pasukan yang kuat dari
orang-orang Ibrani yang kerjanya hanya membangun piramid saat masih di Mesir?
Jika Musa meminta kepada Tuhan untuk memindahkan bangsa Israel langsung ke
tanah Kanaan tanpa harus berperang dalam sekejap mata, bukannya itu permintaan
yang wajar saja?
Musa jelas tahu apa yang sanggup
dilakukan oleh Tuhan. Bangsa Israel masih membicarakan perbuatan ajaib Tuhan;
tongkat Harun yang berubah jadi ular, Sungai Nil yang berubah menjadi darah,
gelap gulita pada siang hari, hujan es dan kematian massal anak sulung. Tuhan
bahkan mengubah laut merah menjadi karpet merah untuk dilewati oleh bangsa
Israel saat dikejar oleh Firaun dan pasukannya, Ya.. Jelas Musa tahu apa yang
sanggup dilakukan oleh Tuhan bagi dirinya.
Dibelakang Musa ada bangsa tegar
tengkuk yang gemar menggerutu dan didepannya ada medan perang yang dahsyat
melawan penduduk Kanaan. Ditengah keadaan yang seperti itu Musa meminta satu
hal, yaitu "Perlihatkanlah kiranya kemuliaan-Mu kepadaku" (Keluaran
33:18)
Temen-temen bukankah permintaan Musa
ini harusnya menjadi permintaan kita juga kepada Tuhan saat kita sedang berada
di situasi yang sulit? Disaat hidup kita dipenuhi dengan masalah yang tak ada
habisnya, berserulah "Perlihatkanlah kemuliaanMu kepadaku!" Hidup ini
bukanlah tentang diri kita, hidup ini HANYALAH TENTANG TUHAN SAJA. Hidup kita
dari Tuhan, untuk Tuhan dan bagi kemuliaan namaNya Tuhan juga. Kita bukanlah
pusat kehidupan, TUHAN lah pusat kehidupan kita dan seluruh alam semesta.
Segala hal tentang hidup kita, termasuk segala permasalahan hidup kita boleh
terjadi untuk MEMBAWA KEMULIAAN BAGI NAMA TUHAN.
Jangan
patah semangat disaat kehidupan ini tak berjalan seperti rencanamu, ingatlah
hidupmu ada untuk menggenapi rencana Tuhan bukannya rencanamu. Minta kekuatan
kepada Tuhan, biar Dia yang menuntun arah kakimu dan mengambil alih hidupmu
karena jika kamu tak mau mempercayakan hidupmu dalam Tangan Tuhan, kepada siapa
lagi kamu mau memberikan hidupmu? Jadilah tenang dalam lindunganNya dan angkat
kepalamu tinggi-tinggi karena kamu tak akan pernah berjalan sendiri. Ada Tuhan
yang akan selalu ada menjagamu, dan membimbingmu melalui segala masalah
dikehidupanmu. Hiduplah bagi Dia, karena Dia telah mati dan bangkit agar kamu
dapat hidup :)
Ditulis Oleh: Thomas Mulia. Contributor @GodBesideUs
0 comments:
Posting Komentar