Jumat, 25 Januari 2013

The Greatest Love



Semuanya berawal di sebuah kota besar metropolitan. Disebuah Apartemen di tengah kota itu tinggalah satu keluarga kecil yang suami dan istrinya memiliki sepasang anak kembar perempuan. Kedua anak kembar perempuan itu memiliki rambut hitam sebahu, mata coklat dan kulit putih, Mereka berdua biasanya selalu bermain bersama-sama. Mereka berdua adalah anak yang cantik, Tapi masalahnya saat mereka bermain bersama, mereka berdua selalu bertengkar. Si kakak kembar pertama bernama Amanda adalah anak yang baik hati. Biasanya Amanda yang selalu mengalah saat adik kembarannya bernama Anita memulai ulahnya. Amanda dan Anita walaupun kembar identik tapi sifat mereka bagaikan langit dan bumi.



Amanda adalah tipe kakak yang selalu berusaha menjaga adiknya, dia dengan senang hati akan membagikan kue miliknya dengan Anita jika Anita memintanya, dan juga saat jalan-jalan ke mall Amanda akan berusaha menggandeng tangan Anita dengan erat untuk memastikan mereka selalu bersama-sama dan tak terpencar. Tapi Anita tidak seperti itu, dari kecil dia telah menjadi pemberontak alami. Dia senang melawan orang tuanya dan sangat sulit diatur. Seringkali sifat buruk Anita ini membawa Amanda dalam kesulitan juga.

Minggu, 20 Januari 2013

GABY



Ijinin gw kenalin kalian ama sahabat gw. Nama dia Gaby, Gaby yang aneh. Temen-temen gw yang lain biasanya bakal ngejahuin dia. Bukan cuma jauhin, ngeliat dia aja males. Sering waktu Gaby lagi jalan di lorong sekolah, orang-orang bakal nyingkir ke pojokan lorong buat kasih Gaby jalan.

 Dia udah kaya orang kena sakit kusta aja, ga ada yang mau temenan ama dia. Dia dibilang ga gaul, sok exclusive, sombong. Trus lagi Si Gaby ini ga punya HP canggih, bukannya dia ga punya uang, tapi dulu waktu ditanya kenapa HP yang dia pake model lama dia cuma jawab "Semua yang gw butuhin bisa di lakuin HP ini kok" woi, hari gini pake HP cuma bisa telpon ama sms, apa-apaan.


Your Plan Is Not My Plan



Seorang wanita yang bernama Pattie mengalami pelecehan seksual sejak berumur 5 tahun. Ia tidak berani mengadukan nasibnya kepada pihak yang berwajib hingga akhirnya ia melarikan diri ke dunia narkoba.
Pada usia 15 tahun ia hidup dijalanan dengan bergelimang dosa. Dan ketika berusia 17 tahun ia berusaha untuk bunuh diri dengan cara menabrakkan dirinya ke truk yang sedang melaju. Alhasil truk berhasil menghindar.


Ia berhasil dibawa kerumah sakit. Namun tidak ada teman-teman maupun keluarga yang menjenguknya,karna memang ia tidak memiliki keluarga saat itu. Sampai akhirnya pada suatu hari seorang pemimpin anak-anak muda dari suatu gereja datang mengunjunginya. Ia  membawakan bunga dan berkata, “Tuhan menyuruh saya datang membawa bunga mawar ini kepadamu dan Dia mau berkata bahwa Dia melihatmu sama seperti Dia melihat bunga yang indah ini. Kamu berharga dan sangat indah dimataNya nak.”

Senin, 14 Januari 2013

Hidup itu Pilihan



Saya adalah anak haram!”. Kata seorang wanita yang sedang memperkenalkan diri di suatu konfrensi mahasiswa satu universitas terkenal di Amerika Serikat pada tahun 70-an.
“Ibu saya adalah seorang bisu tuli yang sangat miskin. Ibu dulu diperkosa oleh seorang pria dan melahirkan saya. Oleh dari itu sampai detik ini saya tidak pernah tahu siapa sebenarnya ayah saya. Kami hidup dengan sangat berkekurangan.sehingga diusia saya yang masih sangat muda,saya harus berkerja bersama dengan ibu sebagai buruh kasar disatu perkebunan kapas. 





Saya benci keadaan saya dan juga kecewa dengan Tuhan. Karna menurut saya Dia sepertinya tidak adil. Dari sekian banyak anak-anak yang ada di dunia ini,mengapa harus saya yang mengalami keadaan sepahit ini. Saya tidak dapat memahami mengapa saya harus dilahirkan di dunia ini, sedangkan saya tidak berguna sama sekali. Tapi suatu hari saya tiba-tiba mendengar suara hati saya berkata , “Kamu sebenarnya bisa saja memilih, memilih untuk keluar atau tetap dalam keadaan tidak berguna seperti ini”. Dan jelas saya pun memilih untuk keluar dari keadaan seperti ini.

Rabu, 09 Januari 2013

The Voice of God




Perjalanan itu adalah perjalanan yang berat. Amanda sudah melangkah lebih kurang dua puluh menit dan masih belum mencapai tempat yang ingin ia tuju. Di malam yang dingin, Amanda memeluk dirinya sendiri didalam jaketnya. Jalanan sudah sepi, Amanda yang berjalan di trotoar sesekali melihat hanya ada beberapa mobil yang lewat di jalan raya. Amanda melihat jamnya yang telah menunjukkan pukul setengah sebelas malam dan memutuskan untuk istirahat sejenak di kursi taman yang sedang ia lewati. Di kursi taman itu dia kembali mengatakan pada dirinya sendiri berulang-ulang, sebentar lagi Amanda, sebentar lagi semuanya akan selesai, Tak akan ada lagi tangisan dan kekecewaan.



 Disaat ia sedang tenggelam dalam lamunannya munculah sesosok pria yang berjalan melewatinya, Amanda tadinya tak terlalu memperhatikan pria berbadan besar dengan menggunakan jaket coklat itu hingga pria itu menjatuhkan sebuah buku kecil dari tangannya tepat di depan Amanda. Disaat melihat buku yang dipegang pria itu jatuh, Amanda langsung berkata "hei, Pak buku anda jatuh.." tapi Pria itu tidak benghiraukan Amanda dan terus melangkah menjauh dan menghilang dalam kegelapan malam. Tadinya Amanda mau mengejar pria itu untuk mengembalikan bukunya, tapi dia pikir peduli amat. Aku sudah memanggilnya tapi dia tidak menghiraukan aku, biar saja dia mengambil bukunya sendiri bila ia mau, kata Amanda pada dirinya sendiri.