Minggu, 30 September 2012

Ketenangan Sejati

Matahari menyongsong, pagi hari telah datang. Aku membuka mataku dan melangkahkan kakiku ke ujung ruangan kamarku. Disitu aku menempelkan lututku pada lantai dan melipat tanganku. Kubuka mulutku dan kuucapkan syukurku padaNya. Ku ingat segala kegiatan yang akan aku lakukan hari ini dan kukatakan itu semua padaNya sambil memohon penyertaanNya. Aku tau dia mendengar segala hal yang aku katakana padaNya dari tempat yang tersembunyi.


Banyaknya pencobaan yang aku alami membuat aku makin sering berseru padaNya, dan aku rasa Dia tidak keberatan mendengar aku sering memanggil namaNya. Segala perbuatan tanganNya, kebaikanNya dan kasihNya kuucapkan dalam doaku, dan semakin banyak kuucapkan segala perbuatanNya dalam hidupku semakin aku terharu meneteskan air mata karena anugerahNya yang begitu besar dalam hidupku.


Ya, ada ketenangan sejati yang aku dapat saat menghampiri tahtaNya, ada kekuatan baru didalam persekutuan denganNya, dan Dia selalu akan menjawab doaku menurut caraNya sendiri. Yang perlu aku lakukan hanyalah tetap tinggal tenang di hadiratNya untuk mendapat ketenangan sejati itu.

Ditulis Oleh: Thomas Mulia Contributor @GodBesideUs

0 comments:

Posting Komentar